Mauricio Pochettino mengakui bahwa Chelsea saat ini mungkin memiliki posisi lebih tinggi di klasemen Liga Premier jika mereka tidak memiliki skuad muda.

Dalam kemenangan ulangan putaran keempat Piala FA hari Rabu di Aston Villa, Chelsea menurunkan tim dengan usia rata-rata 22,8 tahun. Meski sukses di kompetisi piala, performa Premier League lebih menantang, dengan The Blues saat ini duduk di peringkat 11 dan sudah menderita sepuluh kekalahan musim ini.

Berbicara pada hari Jumat, manajer The Blues ingin mengklarifikasi bahwa kesulitan yang dihadapi tim musim ini bukan semata-mata karena usia masing-masing pemain. Sebaliknya, ia mengaitkan tantangan mereka dengan banyaknya pemain yang direkrut di musim panas dan waktu yang dibutuhkan para pemain untuk beradaptasi di klub baru.

Pochettino menjelaskan dalam konferensi persnya: “Saya tidak ingin menjadi pelatih yang memilih tim termuda di Inggris. Kami adalah tim muda, tapi kami memiliki keseimbangan yang baik. Kami memiliki pemain seperti Thiago Silva, 39, Raheem Sterling, [Christopher] Nkunku, 26, atau [Axel] Disasi.

“Saat ini, mungkin [keseimbangannya] kurang bagus. Jika tidak, kita bisa berada di posisi lain. Sudah jelas.”

Chelsea harus menemukan cara untuk mengatur rencana rekrutmen mereka karena terbukti menghabiskan ratusan juta untuk membeli banyak pemain muda bukanlah strategi yang tepat. Tim asuhan Pochettino telah menunjukkan sedikit kecemerlangan musim ini, namun momen-momen tersebut tidak cukup untuk membangun momentum nyata.

By livi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *